Hikmah Dibalik Covid-19
Akhir-akhir ini berbagai negara di dunia, dikejutkan dengan wabah suatu penyakit yang disebabkan oleh virus bernama corona atau lebih dikenal dengan istilah covid-19 (Corona Virus Diseases-19). Virus ini mulanya berkembang di Wuhan, China. Wabah virus ini penularannya sangat cepat menyebar ke berbagai negara di dunia. Sehingga oleh World Health Organization (WHO), menyatakan wabah penyebaran virus covid-19 sebagai pandemi dunia saat ini.
Pendidikan di Indonesia pun menjadi salah satu bidang yang terdampak akibat adanya pandemi covid-19 tersebut. Dengan adanya pembatasan interaksi, Kementerian Pendidikan di Indonesia juga mengeluarkan kebijakan yaitu dengan meliburkan sekolah/madrasah dan mengganti proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dengan menggunakan sistem dalam jaringan (daring). Dengan menggunakan sistem pembelajaran secara daring ini, muncul berbagai masalah yang dihadapi oleh siswa dan guru. Hal tersebut menjadi keluhan bagi siswa karena tugas yang diberikan oleh guru lebih banyak.
Dibalik itu semua hikmahnya adalah siswa maupun guru dapat menguasai teknologi untuk menunjang pembelajaran secara online ini. Di era disrupsi teknologi yang semakin canggih ini, guru maupun siswa dituntut agar memiliki kemampuan dalam bidang teknologi pembelajaran. Penguasaan siswa maupun guru terhadap teknologi pembelajaran yang sangat bervariasi, menjadi tantangan tersendiri bagi mereka.
Berbagai media pembelajaran jarak jauh pun dicoba dan digunakan. Sarana yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran online antara lain, e-learning madrasah, aplikasi zoom, google classroom, youtube, maupun media sosial whatsapp. Sarana-sarana tersebut dapat digunakan secara maksimal, sebagai media dalam melangsungkan pembelajaran seperti di kelas. Dengan menggunakan media online tersebut, maka secara tidak langsung kemampuan menggunakan serta mengakses teknologi semakin dikuasai oleh siswa maupun guru.
Disamping itu para orang tua pun sadar betapa sulitnya tugas dan tantangan para guru dalam mendidik anak secara efektif. Melalui situasi saat ini, orang tua menjadi memiliki empati terhadap tugas para guru. Orang tua pun menyadari betapa sulitnya tugas guru. Betapa sulitnya tantangan untuk bisa mengajar anak secara efektif dan menimbulkan empati kepada para guru.
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
STANDAR PELAYANAN PUBLIK MTsN 4 TABALONG
https://drive.google.com/drive/folders/1OK-C19nWRqV2IHE_WKvoZQftjlAHtxGu?usp=drive_link
STANDAR PELAYANAN PUBLIK MTsN 4 TABALONG
https://drive.google.com/drive/folders/1OK-C19nWRqV2IHE_WKvoZQftjlAHtxGu?usp=drive_link
